
SoHib penasaran enggak sih gimana peradilan zaman dulu? Ternyata ada juga hukum aneh zaman dulu yang masih berlaku sampai sekarang loh!
Nggak cuma drama Korea tentang hukum aja yang bikin kamu takjub “kok bisa gitu ya?”, hukum jaman dulu juga enggak kalah absurd.
Biasanya sebuah hukum atau peraturan diciptakan untuk membuat sebuah keadaan yang kacau menjadi teratur, tapi terkadang nggak semua hukum dibuat dengan niat demikian. Nggak jarang sebuah hukum diciptakan oleh penguasa suatu daerah dari sebuah kepercayaan atau budaya sekitar, bahkan terkadang dari sebuah pemikiran yang salah atas ketakutan sendiri.
Jika sudah menyangkut kepercayaan, budaya atau alasan personal, biasanya akan muncul sebuah hukum dan peraturan yang bisa dibilang aneh, apalagi jika kita lihat dari sudut pandang manusia modern.
Nah, sebagai sumber pengetahuan kamu, Hipwee Hiburan udah merangkum 8 hukum dan peraturan aneh yang pernah muncul sebelum zaman modern. Simak nih~
Dilarang menggunakan baju besi saat memasuki gedung parlemen Inggris. Dulu baju besi dianggap sebagai bagian dari senjata, makanya nggak boleh dibawa masuk ke gedung parlemen

Hukum ini dibuat oleh Raja Edward ke-2 karena dirinya telah mengecewakan banyak anggota parlemen dan nggak mau dirinya dicelakakan. Akhirnya dia membuat hukum yang mewajibkan semua anggota parlemen untuk melepaskan semua senjata serta baju besinya demi keamanan sang raja.

Jupiter dianggap sebagai dewa tertinggi dalam kepercayaan Romawi kuno yang menguasai langit dan petir. Jadi nggak heran kalau seseorang yang meninggal karena disambar petir pada zama Romawi kuno nggak boleh dikuburkan secara layak karena dianggap kena azab atau hukuman dari Jupiter.
Sepak bola pernah menjadi hal yang ilegal dan dilarang untuk dimainkan pada abad ke-12 di seluruh daratan Eropa. Dulu sepak bola nggak ada aturannya dan sering berakhir dengan kerusuhan

Hanya ada 1 peraturan dalam permainan bola di zaman dulu. Buat gol sebanyak mungkin dengan cara apa pun, yang penting nggak membunuh lawan. Makanya nggak jarang sepak bola zaman dahulu sering menjadi ajang kerusuhan dan membuat permainan ini dilarang pada banyak daerah di Eropa kala itu

Pada zaman pertengahan, banyak warga miskin Eropa yang menjadikan permainan tenis sebagai ajang judi, maka pemerintah saat itu melarang permainan ini untuk dimainkan oleh kalangan tertentu. Tapi, larangan ini memiliki pengecualian, biasanya pada hari atau perayaan khusus permainan ini boleh dimainkan, misalnya pada hari Natal.
